This from @jungjinwoonRP
Cast : SHINee Minho, SHINee Taemin
2MIN-
Dorm shinee yg penghuninya sudah terlelap semua kecuali dua pasangan serasi yg sering kepergok berciuman sedang bermesraan dalam
Kamar mandi dorm, minho dan taemin yg sedang asyik menikmati permainan 'dokter dokteran' membuat suasana hening dorm menjadi hidup.
"Dok, aku terkena sakit apa?" Tnya taemin manja, apa yg skarang kamu rasa? Tnya dokter minho yg tangannya meraba perut dan dada taem Sekarng,
"aku kegelian dok, adik aku ska berdiri kalo kya gini dok" ucap taem sambil memejamkan mata, sang dokter memandang pasien yg Menikmati usapan dokter flaming charisma,
"sini saya chek adiknya" minho menurunkan celana taem dan terperangah melihat jr taem stengah Berdiri, lalu dengan tangan sang dokter, taem membalikan tubuh, terpangpanglah dua belah tumpukan daging kemesraan dan lubang cinta taem.
Jari tengah minho mencoba merogoh lbang cinta taem, apa yg kamu rasa skrg? Tanya minho, nikmat dok, ucap taem yg menikmati tusukan jari Jari tengah minho mencoba merogoh lbang cinta taem,
"apa yg kamu rasa skrg?" Tanya minho,
"nikmat dok" ucap taem yg menikmati tusukan jari Minho, taem reflek membuka bajunya dan mmbuangnya kesegala arah, minho yg jrnya menegang memberhentikan perlakuannya. Taem terkejut
Ia memandang minho, lalu tercengang melihat minho yg telanjang dengan jr yg tegak sempurna. Dengan keadaan sama sama telanjang taem. Dipeluk mesra oleh minho, jr minho masuk ke paha melewati lubcin (lubang cinta) taem, kepala jr minho menabrak twinsball taem
Taem yg diperlakukan seperti itu menekan pahanya menjepit jr minho lalu mendesah pelan,
"dok periksa saya"
"Baik sebentar ya" ucap minho,
Minho mencium tengkuk taem, lalu membiarkan paha taem menjepit jr minho.
"Ahhahhh, paha kamu sehat dik taem" ujar dokter minho
"benarkah Dok? Kalo saluran pencernaan saya gimana dok?" Tanya taem, minho dengan bijak menarik jrnya lalu mendorong taem ke pojok dinding, taem Memamerkan lubangnya dengan indah, minho menjilati lubang taem lembut, taem mendesah pelan, ahhahempphhh dook, minho membasahi jrnya dengan Air liurnya sendiri, lal memasukan jr panjangnya ke lbang taem.
"Ahhahhh" mereka berdua mengerang pelan.
"Gimhhaahnnahhaa dookkeehhh" Tanya taem sambil mengerang,
"belummhhh terdetekkssiiihhh" ujar minho, ia mendorong pelan hingga jrnya masuk sepenuhnya.
"Sphheerrtinyahh Ada sedikit gngguan dikkhh" , ujar minho nakal. Minho menggenggam pinggang taem erat, dengan posisi berdiri taem dibuat kewalahan dengan Perlakuan dokter manis it, bgitupun minho yg kelojotan dengan remasan lubang taem di jr minho, minho memeluk taem dari blakang.
"Cobaa, kammuh majh mundurkanh pantatmh, biarh sayah ykinh" ujar minho mendesah,
taem mnurut dan memajumundurkan pantatnya.
"Dookkhh, sayah Kokkh syah kenikmatanh ya", ucap taem.
"Apaah iyah?" Tanya minho, diangkatnya tinggi kaki taem membuat minho semakin leluasa memainkan jrny Minho memaju mundurkan dengan kencang, jiwa semangat yg dimiliki minho membuat taem terbang ke surga. Minho terus menggenjot lalu taem Mengencangkan lbangnya, membuat minho mendesah hebat.
"Ahhhaaeeummphhh", minho mempercepat gerakannya tangan taemin mengocok jrnya kencang
Sampai akhirnya minho memeluk kencang taem kencang, taem berada dipuncak kenikmatan segera keluar,
"dokkhh sayah mau keluarh"
Minho mengerang,
" kelarinhhh, bentar lagi sayah keluaarhhh" ujar minho ters memperat pelukanya, taem yg sudah tak tahan mengeluarkan cairan-cairan cintanya ke arah tembok, sedangkan minho yg masi semangat menggenjot mencabut jrnya dan memaksa taem berjongkok,
"dikkhh isaaphh" Tanpa pikir panjang, taem berjongkok dan menghisap jr minho dengan semangat, aahheeummphhh ahhahhha minho dibuat kelojotan dengan isapan
Taemin, tak berapa menit kemudian minho mengeluarkan cairannya dimulut taem dan meleleh keluar dari mulutnya, dengan jr masing masing yg Masih menegang, minho sang dkter flaming charisma minho mencium bibir sang pasien taemin, taem yg melingkarkan tgannya di leher minho. Sedangkan tgn minho yg memeluk pinggang taem, berciuman mesra, sambil berpelukan taem memandang minho,
"jadi gimana dok? Saya divonis Apa?"
Minho membalasnya sambil mencium bibir taem mesra
"tak ada yg salah dik, adik sehat ko" jawab minho. Mereka menmpelkan jr masing Masing,
"apa iya dok? Saya masih ragu" ucap taem manja.
"Mau diperiksa lagi?" Tawar sang dokter tampan. Sang pasien tersenyum dan memulai Permainan dokter-dokteran mereka kembali hingga pagi menjelang -end-
"aku kegelian dok, adik aku ska berdiri kalo kya gini dok" ucap taem sambil memejamkan mata, sang dokter memandang pasien yg Menikmati usapan dokter flaming charisma,
"sini saya chek adiknya" minho menurunkan celana taem dan terperangah melihat jr taem stengah Berdiri, lalu dengan tangan sang dokter, taem membalikan tubuh, terpangpanglah dua belah tumpukan daging kemesraan dan lubang cinta taem.
Jari tengah minho mencoba merogoh lbang cinta taem, apa yg kamu rasa skrg? Tanya minho, nikmat dok, ucap taem yg menikmati tusukan jari Jari tengah minho mencoba merogoh lbang cinta taem,
"apa yg kamu rasa skrg?" Tanya minho,
"nikmat dok" ucap taem yg menikmati tusukan jari Minho, taem reflek membuka bajunya dan mmbuangnya kesegala arah, minho yg jrnya menegang memberhentikan perlakuannya. Taem terkejut
Ia memandang minho, lalu tercengang melihat minho yg telanjang dengan jr yg tegak sempurna. Dengan keadaan sama sama telanjang taem. Dipeluk mesra oleh minho, jr minho masuk ke paha melewati lubcin (lubang cinta) taem, kepala jr minho menabrak twinsball taem
Taem yg diperlakukan seperti itu menekan pahanya menjepit jr minho lalu mendesah pelan,
"dok periksa saya"
"Baik sebentar ya" ucap minho,
Minho mencium tengkuk taem, lalu membiarkan paha taem menjepit jr minho.
"Ahhahhh, paha kamu sehat dik taem" ujar dokter minho
"benarkah Dok? Kalo saluran pencernaan saya gimana dok?" Tanya taem, minho dengan bijak menarik jrnya lalu mendorong taem ke pojok dinding, taem Memamerkan lubangnya dengan indah, minho menjilati lubang taem lembut, taem mendesah pelan, ahhahempphhh dook, minho membasahi jrnya dengan Air liurnya sendiri, lal memasukan jr panjangnya ke lbang taem.
"Ahhahhh" mereka berdua mengerang pelan.
"Gimhhaahnnahhaa dookkeehhh" Tanya taem sambil mengerang,
"belummhhh terdetekkssiiihhh" ujar minho, ia mendorong pelan hingga jrnya masuk sepenuhnya.
"Sphheerrtinyahh Ada sedikit gngguan dikkhh" , ujar minho nakal. Minho menggenggam pinggang taem erat, dengan posisi berdiri taem dibuat kewalahan dengan Perlakuan dokter manis it, bgitupun minho yg kelojotan dengan remasan lubang taem di jr minho, minho memeluk taem dari blakang.
"Cobaa, kammuh majh mundurkanh pantatmh, biarh sayah ykinh" ujar minho mendesah,
taem mnurut dan memajumundurkan pantatnya.
"Dookkhh, sayah Kokkh syah kenikmatanh ya", ucap taem.
"Apaah iyah?" Tanya minho, diangkatnya tinggi kaki taem membuat minho semakin leluasa memainkan jrny Minho memaju mundurkan dengan kencang, jiwa semangat yg dimiliki minho membuat taem terbang ke surga. Minho terus menggenjot lalu taem Mengencangkan lbangnya, membuat minho mendesah hebat.
"Ahhhaaeeummphhh", minho mempercepat gerakannya tangan taemin mengocok jrnya kencang
Sampai akhirnya minho memeluk kencang taem kencang, taem berada dipuncak kenikmatan segera keluar,
"dokkhh sayah mau keluarh"
Minho mengerang,
" kelarinhhh, bentar lagi sayah keluaarhhh" ujar minho ters memperat pelukanya, taem yg sudah tak tahan mengeluarkan cairan-cairan cintanya ke arah tembok, sedangkan minho yg masi semangat menggenjot mencabut jrnya dan memaksa taem berjongkok,
"dikkhh isaaphh" Tanpa pikir panjang, taem berjongkok dan menghisap jr minho dengan semangat, aahheeummphhh ahhahhha minho dibuat kelojotan dengan isapan
Taemin, tak berapa menit kemudian minho mengeluarkan cairannya dimulut taem dan meleleh keluar dari mulutnya, dengan jr masing masing yg Masih menegang, minho sang dkter flaming charisma minho mencium bibir sang pasien taemin, taem yg melingkarkan tgannya di leher minho. Sedangkan tgn minho yg memeluk pinggang taem, berciuman mesra, sambil berpelukan taem memandang minho,
"jadi gimana dok? Saya divonis Apa?"
Minho membalasnya sambil mencium bibir taem mesra
"tak ada yg salah dik, adik sehat ko" jawab minho. Mereka menmpelkan jr masing Masing,
"apa iya dok? Saya masih ragu" ucap taem manja.
"Mau diperiksa lagi?" Tawar sang dokter tampan. Sang pasien tersenyum dan memulai Permainan dokter-dokteran mereka kembali hingga pagi menjelang -end-