Tampilkan postingan dengan label 3Some. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 3Some. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Oktober 2012

Yun-Jae-Chun



Cast : U-Know Yuno, Hero Jaejoong, and Micky Yoochun of TVXQ
*note : this story before JYJ debuted

Seketika langit senja digantikan oleh terangnya rembulan. Banyak bintang berhamburan menghiasi polosnya sang langit malam, hembusan angin menerpa tubuh tiga namja tampan yang berkumpul disebuah bukit yang telah menjadi markas mereka berkumpul sejak dulu. 

Namun kali ini, mereka tengah dilanda belasan botol soju yang tergeletak di bawah kaki mereka. Yuno tertawa dan berkata kepada Dua orang lainnya "Ya! Kalian berdua tidak merasa aneh?" Dipandangnya jaejung dan Uchun yang berada disamping kanan dan kiri Yuno.

"Aku merasa aku sedang terangsang gara gara belasan botol soju ini" ujarnya dilanjutnya dengan tertawa, Yoochun yang berbaring memandang langit, mengusap jrnya. Sedangkan Jaejung yang mengamati tingkah Micky meracau 

"Lihat! Micky mengusap jrnya! Kaupun terangsang?" Jaejung ikut irama tawa Yuno. Micky tersenyum dan menutup matanya. 

Terus diusapnya jr Micky hingga membentuk gundukan besar yang tercetak jelas, masih terdengar bahakan tawa jaejung dan yuno malam itu. Micky tak menghiraukannya, ia terus mengusap hingga benar benar terasa sempit. 

Tak memperdulikan Jaejung dan Yuno, Micky membuka ikatan sabuk pada celananya, membuka dan mengeluarkan jrnya yang tegang dengan bentuk sempurna, jr tegang milik Yoochun mencuat tegak berdiri menghadap langit. 

Digenggamnya, lalu diayunkannya pelan genggaman tangan yoochun naik turun, merancap dirinya sendiri ditengah hembusan angin malam. Masih menutup mata, Yoochun membayangkan seseorang menghisap kemaluannya. Tenggelam dalam imajinasi fantasi sexnya Yoochun memainkan twinsballnya sendiri dan menusuk lubang kencing dengan telunjuknya sendiri. Dengan sedikit desahan Yoochun benar benar menikmati selfservicenya. 

Jaejung dan Yuno yang tadi tertawa kini saling memuaskan, mereka berdua saling menggengam kepala dan bertukar air liur dengan ganas. Bukan bahakan tawa lagi yang terdengar melainkan desahan nikmat dari ketiga namja tampan tersebut. Yoochun yang mendengar desahan Jae dan Yuno memberanikan diri melepas semua semua pakaiannya. Nipplenya yang tegang sudah tidak tertutupi lagi oblong favoritnya. Masih memejamkan mata, Yoochun mencubiti nipplenya dan mengerang. Erangan yang terdengar seperti memancing Yuno dan Jae yang kala itu berciuman nakal. 

Nafsu yang sudah tak terbendung membuat mereka menghentikan kegiatan lalu mendekati Yoochun yang memejamkan matanya. Jae menjilati wajah Micky ganas, Jae menciumi paha dan mengusap tubuh indah Yoochun. Yoochun yg menerima sensasi tersebut menghentikan kegiatan meloconya. Yuno yang sadar akan kepasrahan Yoochun  Menaiki tubuh yoochun dan mencium bibirnya ganas, Jae tak tinggal diam. Ia membenarkan posisi pantat yuno lalu membuka sabuk celana
Yuno dari belakang, ditarik paksa celana Yuno dan menaruhnya di samping baju Yoochun. 

Setelah terpampang lubang pantat Yuno, Jae memandang jr Yuno yang sedikit basah dilubangnya. Lubang kemaluan Yoochun yang basah bertabrakan dengan kemaluan Yuno. Jae yang tak ingin
kehilangan kesempatan, menatapi dua kemaluan yang bertabrakan. Diluruskan kemaluan mereka oleh Jae dan dimainkannya. Ciuman Yuno dan Yoochun terhenti, mereka berdua mendesah dan mengerang bersama sama. Aroma soju yang tercium dari mulut Yuno dan Micky semakin membakar libido
masing masing, Yoochun membuka kaus Yuno dan mengusap dadanya lembut. Sedangkan Yuno mendekatkan mulutnya dan menghembuskan aroma soju ke hidung Yoochun, Jae yang kinipun ikut bertelanjang mendorong pinggul Yuno, memaksa kemaluan Yuno dan Yoochun berhimpitan. 

Tangan yoochun sekarang mengusap punggung Yuno lalu turun kebongkahan pantat Yuno. Dibukanya lebar dan di genggamnya, dimaju mundurkan pantat yuno oleh tangan yoochun, Jae yang diberi kesempatan Yoochun langsung meringkuk menjilati lubang pantat Yuno. Terkadang ditusukan lidahnya tepat dikerutan lubang pantat Yuno. Yuno yang memang sangat bernafsu malam itu menggigit ganas bibir Chun. Dihisapnya dengan kencang lidah Chun dan dijambaknya rambut Chun kencang. 

Gesekan antara perut dan kemaluan Yuno juga Yoochun semakin membuat mereka bernafsu. Jae membasahi kemaluannya dengan air liur, bersiap memasukannya kedalam lubang Yuno. Alkohol yg dikonsumsi Yuno tak membuatnya kesakitan saat dirinya dimasuki oleh kemaluan Jae. Yuno semakin bernafsu bertukar air liur ketika kemaluan Jae habis ditelan lubangnya. 

"Yuno..." Racau jae sedikit mengerang, tak memperdulikan desahan Jae. Yoochun masih tetap memaju-mundurkan pantat Yuno. Bosan dengan posisi tersebut Jae melepas jrnya, merancap sendiri kemaluannya agar tetap tegang, Yoochun yang melihat Jae melepas tusukannya mendorong tubuh Yuno. Dengan inisatif tinggi, Yoochun mengangkat kedua kakinya tinggi-tinggi dan menunjukan lubangnya pada Yuno. Yuno yang paham akan keinginan Chunnie, membasahi jrnya lalu menyiapkan diri didepan lubang pantat Chun. Jae yang tak ingin ketinggalan menaruh jrnya diatas mulut Chun dan membiarkan jr menempel pada bibirnya, Jae mencium bibir Yuno ganas. Dengan kaki yang ditopang pada bahu Yuno, Chun menggenggam jr Jae merancapnya pelan lalu memasukannya dalam mulut. 

Hisapan Chun membuat Jae kelojotan. Tak hanya jr, twinsball Jae kena sasaran hisapan Chun.
Sembari menciumi yuno, tangan Jae mencubit nipple Yuno keras, membuat nipple Yuno semakin mencuat. Dibawah sebuah pohon rindang diatas bukit, mereka mengerang bersahutan. Dirasa cukup. Yuno yang merasa akan mencapai klimaks mencabut jrnya lalu menyuruh Chunnie melakukan
Doggie style, Jae meringsut kebawah Chunni. Membiarkan kemaluannya menegang melewati celah paha dan merujuk ke lubang pantat Chun. 

Dibantu oleh Yuno, kemaluan Jae dihisapnya sebentar dan dimasukannya kedalam lubang Chun. Hampir masuk setengah, Yuno memainkan jrnya memaksa masuk Lubang Chun. Tak ada respon dari Chunnie, Yuno tetap mendorong kemaluannya. Kemaluan Jaepun terdorong, terlahap semua batangnya oleh lubang Chun. Nafas mereka memburu satu sama lain. Kini, dua kemaluan telah dilahap lubang Chunnie, ia memaju-mundurkan tubuhnya sendiri.

Yuno memeluk Chunnie dari belakang, menempelkan nipplenya pada punggung Chun, sedangkan Jae mengusap lembut nipple Chun. 

"Aheump, ash, ash" Chunnie mendesah diikuti Jae, Yuno merasa kemaluannya terjepit keras karena kemaluan Jae yg mengembang. Menandakan ia mencapai orgasme menahan jepitan nikmat dari batang Jae dan otot lubang Chun, Yuno menciumi punggung Chun. 

Tak berapa lama, ditembakannya cairan hangat masuk kedalam perut Chun, Yuno mencabut jrnya. Terlihat mengkilap kemaluan Yuno karena cairan Jae. Jae mencabut kemaluannya lalu membiarkan
Chunnie berdiri, kali ini lubang Jae yang menjadi sasaran Yuno. Yuno membuka lebar kedua kaki Jae dan memaksa memasukan jrnya. Jae sedikit berteriak namun mulutnya langsung tersumpal kemaluan Chun. Teriakan berubah erangan nakal. Dorongan jr pada tubuh Jae dipercepat Yuno. 

Bukan hanya erangan nakal Jae, bunyi pokpok ikut menghiasi malam itu. Chun yang kemaluannya dihisap dan lubangnya dipermainkan mendekatkan wajah pada Yuno. Mereka kembali berciuman dengan panas. Sembari merancap kemaluan Jae, Yuno melepas ciumannya dan berteriak.

"Ssebentar... " belum selesai berbicara, Yuno memuntahkan cairannya dan segera mencabut dari lubang Jae. Chunnie yang kemaluannya dipermainkan Jae pula merasa sampai pada puncaknya, Yuno menduduki tubuh Jae lalu menjilati leher Chunnie yang sebentar lagi berorgasme. 

"Asshhh, ashhhiiy" Tak berapa lama, Chunnie memuntahkan cairannya. Semuanya ditelan. Habis-habisan oleh Jae. Dicabut jrnya dari mulut Jae, tubuh Jae ditarik Yuno dan mereka berdiri bersamaan dengan kemaluan yang masih menegang. Tangan mereka saling merancap kemaluan, Yuno pada Jae, Jae pada Chun dan Chun pada Yuno. Masih dalam keadaan nafsu. 

Tangan kiri mereka mengusap nipple, dengan arah putaran yg sama. Tak berapa lama, Yochun
Mendesah, 

"Ah, ah, ah, kocokans Jaeh membuatkush sebentars lagih akans sampai" dan akhirnya disaat bersamaan. Mereka kembali mengeluarkan muncratannya. 

Malam itu, selesai bercinta mereka duduk terdiam tanpa sehelai benangpun. Menikmati hembusan angin malam dengan bertelanjang ria.


-End-


Senin, 01 Oktober 2012

(Random) Kai-Rain-Seung


Cast : Amber F(x)-Cameo
Kai Exo
Rain
Seung Heon

This story from @NUESTBaekho_YI

Amber : "Kai antarkan ini kerumah tetangga sebelah ya" 

Kai : "Iya hyung (?)"

Amber : *jedotin pala ketembok* 

15 menit kemudian Kai sampai di rumah rain 

Kai : "Misi Qa"

Pintupun tak terkunci Kai masuk dan mendengar erangan dari suatu kamar. Kai pun menengok dan terkejut melihatnya, ternyata Rain sedang difuck oleh Seung Heon. Kai pun mundur perlahan tapi Kai terjatuh dan menimbulkan suara yang kencang. Kaipun mencoba bangun tapi tangannya telah di pegang oleh Rain

Rain : "Mau kemana adik manis"

Kai mencoba berontak tapi Rain membawa paksa Kai ke kamar dan Seung Heon mengunci pintu kamar.

Seung : "Kau harus memuaskan kami adik manis"

Kaipun ketakutan tapi dia tertegun melihat abs Seung and Rain yang sangat besar di tambah jr mereka yg besar dan panjang membuat Kai jadi terangsang Rainpun mengecup bibir Kai mesra Seung menelanjangi Kai dan menjilat jr Kai yang mulai menegang 17cm.

Mulut Rain masih sibuk mencumbu mulut Kai, Seungpun melumat jr dan twinball Kai yg membuat Kai merem melek Rainpun membuat kissmark dileher Kai setelah itu Rainpun berdiri 

Rain : "Isep kontol gue cepetan"

Kaipun mengisap jr Rain yg menegang 25cm

Rain : "Ooh yeah oohh ohhh"

Seungpun menjilati hole Kai dan memasukkan 3 jari sekaligus yang buat Kai kesakitan. Kai tak dapat berteriak karena di mulut sudah ada jr Rain. 

Kai : "Emmph emmphh"

Seung makin bernapsu memainkan hole Kai

Seung : "Hey gantian sekarang kontol ku ingin diisap"

Rainpun melepas jrnya dari mulut Kai dan Seung langsung memasukkan jrnya yang menegang 28cm yang membuat kai hampir tersedak rain tidak tinggal diam jrnya lngsung menembus hole kai yg sempit 

Rain: ooohh aaahh i'm fuck you now

rain memaju mundurkan jr di hole kai yg membuat kai meringis seung pun tak mau tinggal diam dia mencabut jr dari mulut kai dan jr seung pun ikut menembus hole kai 

Seungheon: aaaahh sem aaahh pit aaaaaahhh 

kai pun mengerang kesakitan karna 2jr skaligus masuk kehole'a 

Kai: aaaaaa sakit aaa hyung. seung dan rain menggenjot jrny di hole kai

Rain: aaakhh aaahh yeah emmph Seung: aaaarght aaahh. kai pun menikmati genjotan sambil menggigit bahu seung 

Kai: sa aaahh kit hyung

seung langsung membuat kissmark di leher sambil masih menggenjot 

Rain: aaah aah aku mau kelu aaaah *croo8x* keluar
 Rain pun melepas jr dari hole kai 

Rain: bersihin kontol gue pake mulut lo. kai pun melumat jr rain. seung msh menggenjot hole kai

Seung: aaahh kai aaahh hole lu sem aaahh pit gue suk aaahh a. seung mempercepat gejotan dan jr'a berdenyut di hole kai seung pun menyemburkan cairan di hole kai 

Rain : "Lo belum keluar kai" 

Rain langsung melumat ganas jr Kai hingga Kai mengerang keras.

Kai : "Aaaahh aaahh hyung aaahh"

15 menit kemudian jr Kai mulai berdenyut 

Kai : "Aaaahh hyung aaahh keluar" 

Rain mempercepat emutan dan air pejuh Kai langsung menyembur ke mulut Rain. Rain langsung melepas dan mengecup bibir seung untuk berbagi pejuh Kai. Kai lemas di kasur dengan hole menganga Rain dan Seung Heon tersenyum puas mereka mencium bibir Kai 

Seung : "Thanks hole lo enak banget"

Rain : "Kapan-kapan main lagi ya"

Kai : "Iya hyung walau sakit tpi enak jga"

Mereka kembali berpakaian

Rain : "Udah pulang sana ntar dicariin mamah loh" 

Kai : "Ne" Kaipun pulang dengan perasaan gembira sambil memegang holenya.

-End-