-Kisah ini adalah permintaan @shpthunderr-
-Warning! Kisah ini mengandung tema yaoi (gay) - dewasa eksplisit-
Cast : Taecyeon of 2PM and Cheondung of Mblaq
-***-
Cheondung harus menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat, jika tidak ia bisa mati karena ocehan atasannya--Taecyeon.
Meski Taecyeon bukan termasuk orang yang banyak bicara, namun Taecyeon hobi mengerjai pegawai-pegawai yang lain dan Cheondung tak ingin menjadi salah seorang korbannya.
Cheondung fokus dengan pekerjaannya, ia tak sadar atasannya mengawasi dari belakang.
Cheondung terdiam ketika tangan Taecyeon mengusap dan meraba pelan punggungnya, ketika Cheondung menoleh ke belakang Taecyeon mengecup pipinya.
"Pak..."
"Ya?"
"Stop... Saya mohon"
"Kenapa?"
Taecyeon semakin berulah, tangannya kini meraba dada Cheondung mesra. Jarinya bermain tepat di puting dada Cheondung.
Cheondung berusaha menjauhkan diri dan mendorong pelan tubuh Taecyeon, tetapi usahanya membuat tubuhnya berbalik arah ke hadapan Taecyeon.
Taecyeon tersenyum sinis, ia meraih tangan Cheondung lalu diarahkan ke selangkangannya sendiri.
"Remas..." bisik Taecyeon sembari mulutnya menjilati telinga Cheondung.
Ada rasa ingin melawan atasannya, tetapi Cheondung tetap mengikuti keinginan atasannya.
-***-
Tak sadar siapa yang memulai, keduanya sudah bertelanjang. Cheondung duduk dipaha Taecyeon dengan kemaluan yang saling menyentuh dan bergesekan.
Bibir Taecyeon menciumi tiap inch leher Cheondung, sementara Cheondung hanya mengerang dan mendesah sembari menarik-narik rambut Taecyeon.
Kepala kemaluan mereka basah dengan cairan kental bening-precum yang membuat licin gesekan demi gesekan, mereka mendesah menikmati permainan yang Taecyeon mulai.
Bibir Cheondung dilumat Taecyeon ganas, terkadang digigit pelan dan dikulum. Jemari Cheondung memilin kedua puting Taecyeon hingga benar-benar tegang.
Puas mencumbui Cheondung, Taecyeon menggendong tubuh Cheondung lalu dipindahnya keatas meja.
Cheondung tetap melingkarkan kakinya dipinggang Taecyeon meski pantatnya sudah duduk diatas meja, Ciuman Taecyeon semakin ganas.
Bibirnya turun ke dada, perut dan selangkangan. Mulutnya langsung melahap kemaluan Cheondung yang menegang sempurna, dihisap dan digigitnya kuat hingga Cheondung mengerang.
Kedua jari Taecyeon merangsang lubang anus Cheondung, dibuka lalu dimaju-mundurkan jarinya dengan tempo lambat.
Cheondung merebahkan diri, mulutnya tak berhenti mengerang dan mendesah.
Cheondung menyuruh Taecyeon menghentikan tusukan dianusnya, Taecyeon mencabut kedua jarinya lalu memandangi anus Cheondung yang berkedut.
Cheondung meremas kemaluannya dan berharap kemaluannya melemas, namun kemaluannya semakin menegang dan terpaksa ia merancap penisnya didepan Taecyeon.
Taecyeon tersenyum, ia ikut merancap penisnya lalu diarahkannya ke anus Cheondung.
Cheondung berteriak, saat setengah bagian kemaluan Taecyeon berhasil menembus tubuh Cheondung.
"Tenanglah..." ucap Taecyeon perlahan.
Taecyeon memaju-mundurkan pinggulnya dengan tempo yang sangat lambat, tangannya merancap, dan meremas kemaluan Cheondung.
Mereka berdua mendesah.
Taecyeon melepas rancapannya, lalu menudukan diri menciumi bibir Cheondung. Cheondung membalas ciuman Taecyeon ganas.
-***-
Taecyeon meracau, sedangkan Cheondung fokus pada pinggulnya yang naik-turun diatas tubuh Taecyeon.
Keringat membasahi tubuh mereka, tercium aroma tubuh mereka yang membuat libido mereka semakin meningkat.
Taecyeon memposisikan diri agar dapat mengatur tubuh Cheondung yang naik turun.
"Ah! Ah! Ah!" desahan Taecyeon membuat semangat Cheondung yang naik-turun mengikuti tempo.
Cheondung berhenti, lalu menggoyangkan pinggulnya kekiri dan kanan. Memaksa Taecyeon mendesah semakin hebat.
Tangan Taecyeon mulai aktif memberi rangsangan pada Cheondung, dicubit dan dirabanya puting Cheondung terkadang diremasnya hingga Cheondung menghentikan goyangannya.
Cheondung melepas kemaluan Taecyeon dan Taecyeon menyuruh Cheondung menungging. Sekali hentak seluruh kemaluan Taecyeon masuk menembus tubuh Cheondung.
-***-
Hentakan pinggul Taecyeon semakin lama meningkat dan rancapan tangan Taecyeon dikemaluan Cheondung mengikuti tempo hentakan Taecyeon.
"Ah! Ah! Rawrgh"
Mereka mendesah dan mengerang, Taecyeon meremas kencang kemaluan Cheondung sampai sperma Cheondung keluar dan membasahi lantai.
Taecyeon mengerang saat kemaluannya dijepit otot anus Cheondung, kemaluannya berkedut dan mengembang.
"Ah! Ah"
Sperma Taecyeon berhasil mengisi perut Cheondung dan mengalir keluar melalui paha Cheondung.
Taecyeon menunduk, menciumi tengkuk dan bibir Cheondung sembari membiarkan kemaluannya tertanam didalam tubuh Cheondung.
-end-