Cast : Seulong and Jinwoon of 2AM
-Seulong-Jinwoon-
Rasa lelah masih hinggap ditubuh Seulong yang baru saja menyelesaikan shooting dramanya di salah satu stasiun tv swasta. Ong menyandarkan tubuhnya di sofa dan memanjangkan kakinya, ia berharap untuk segera terlelap agar ia merasa kembali segar, Jinwoon yang baru selesai mandi keluar dari kamarnya menuju dapur hanya menggunakan handuk, Ong yang berniat menutup matanya terbelalak melihat Woon begitu segar, Ong memperhatikan tubuh Woon yang kini sudah terbentuk rapi.
Woon yang belum sadar akan kehadiran ong terus mengitari dapur mencari sesuatu untuk dimakan.
"Woon-a! Sedang apa kau!" teriak Ong dari sofa, Woon yang terkejut keluar dari dapur berjalan cepat kesofa.
"Woah, hyung kapan pulang?" tanya Woon sambil membawa sebuah apel digenggamannya, mata Ong terbelalak melihat Woon, rambut Woon yang basah dan tubuh Woon yang terbentuk membuat mata Ong terbelalak.
Ong memperhatikan saenginya yang menggigit apel, ia membayangkan dirinya melumat bibir Woon dan menghisap nipple kecil Woon, sungguh nikmat. Woon duduk disamping Ong dan ikut memanjangkan kaki. Wangi harum lotion Woon membuat jr Ong terbangun.
"Hyung, hyung tidak mandi?" tanya Woon sambil memandangi Ong, Ong mencoba bersikap biasa, namun harum tubuh Woon membuat Ong tidak biasa.
"Eiy, mandi sana, badanmu bau" ejek Woon sembari tetap mengunyah apel. Ong tak menghiraukan perkataan Woon yang ada dalam pikirannya hanyalah melumat bibir Woon dan menghisap nipple Woon secara lembut, dan pikiran itu membuat celana Ong semakin sempit Jr Ong meronta keluar, Woon mengamati jr Ong dan memergoki Ong yang sedang membenarkan posisi celananya.
"Hyung, jrmu bangun?" tanyanya polos.
"Ah... Aniya..." Ong mengelak, tangan Woon tiba tiba mengusap jr Ong lembut, ia memastikan jr hyungnya sedang berdiri atau tidak.
"Woah hyung milikmu tegang" ejek Woon. Ong terkejut. Ong melempar tangan Woon dari jrnya lalu kembali bersikap biasa.
"Sepertinya kau butuh sesuatu agar jrmu kembali tidur hyung" Woon berdiri hendak meninggalkan Ong. Ong yang saat itu memang sedang panas menarik tangan reflek, Woon terjatuh menimpa tubuh Ong yang sedang menyenderkan diri di ujung sofa.
"Hyung memang butuh sesuatu" ujar Ong sambil memandang wajah Woon, di amatinya mata kecil, hidung mancung, dan bibir lembut Woon. Tangan Ong mengusap lembut pipi Woon ditopangnya dagu Woon dengan tangan Ong, Ong mendekatkan wajahnya.
"Hyung butuh energizer biar kembali segar" ucap Ong mesra, Woon seakan mengerti kalimat Ong, Woon memejamkan mata, diciumnya pelan mulut Woon, tangan Ong menggenggam kepala Woon agar posisi ciuman mereka tak berubah, dipagutnya bibir bawah Woon, dihisap lalu digigitnya dengan lembut. Woon mengerang pelan, tangan Woon sibuk masuk ke dalam kaus Ong dan mengusap abs hyungnya mesra, terkadang tangan Ong bermain di nipple Ong dan mencubitnya nakal, masih dengan berciuman tangan Ong melucuti handuk Woon dan membiarkan Woon telanjang, mereka membenarkan posisi sembari berciuman mesra, OIng mengambil posisi dengan kaki Woon yg melingkar di pinggang Ong, Woon menduduki jr Ong yang masih terbalut celana panjang, kali ini Woon berani bermain agresif, Woon merobek kaus Ong dan melemparnya kesegala arah.
Masih berpagutan mesra tangan Woon kini mencubit ganas nipple Ong
Dihimpitnya perut Ong, agar jr Woon menempel dengan abs indah milik Ong, mulut mereka masing-masing telah basah dengan air liur.
Ong menurunkan kaki dari sofa dan berdiri, dengan posisi 'koala' kaki Woon melingkar kencang di pinggang Ong, membuat Ong mudah membuka celananya sendiri, terpampanglah jr panjang milik Ong yg telah basah. Dengan keadaan sama sama telanjang tangan woon meremas lembut rambut Ong begitupula Ong yg meremas lembut bongkahan daging kenyal milik Woon, digendongnya Woon kedalam kamar Ong, harum keringat dalam kamar Ong membuat libido mereka semakin tinggi, Ong menidurkan Woon diatas kasur lalu sergap menciumi leher, menjilati telinga, menyapu basah wajah Woon, diangkatnya lengan Woon dan dijilatnya nafsu ketiak Woon yg tak berbulu, di ciuminya ketiak Woon lalu dibuat kissmark oleh Ong, Woon mengerang pelan tanpa suara, kali ini lidah Ong menari di dada Woon dan menggigit nakal nipple Woon yang tegang.
Tangan Ong menjelajahi tubuh Woon hingga ia temukan jr Woon yang telah basah, di shakenya pelan dan kadang dimainkannya. Perlakuan Ong membuat Woon semakin bergairah, Woon masih terpejam menikmati permainan hyungnya. Ong menyudahi tingkahnya lalu menyodorkan jr panjang miliknya, Woon langsung melahap jr hyungnya bersemangat.
"Aheumph. Kau maknaeh terhpintarh yangh hyungh punyah" ujar Ong. Tangan Woon menggenggam
paha Ong, dan memaju mundurkan seirama dengan hisapannya. Seakan kurang puas, dimainkannya lubang kencing jr Ong dengan lidah Woon.
Ong semakin geli dibuatnya, Ong menarik jrnya lalu menciumi lubang Woon dan membasahinya dengan air liur, setelah cukup dimasukannya jr kekar milik Ong, baru kepala yg masuk Woon berteriak kencang, Ong yang khawatir akan saeng tampannya melepas tusukan jr lalu kembali berperang lidah, namun tanpa tinggal diam, tangan Ong mencoba menerobos masuk ke dalam lubang Woon, berhasil satu jari, Ong terus
Melakukan penetrasi sampai dua jari masuk, jr Woon yang tegang menempel pada perut Ong, menimbulkan sensasi nikmat tersendiri bagi mereka.
Woon, menikmati perlakuan hyungnya. Keringat mengalir dari tubuh mereka, Woon menyudahi ciumannya, memandang mesra Ong.
"Masukin aku hyung" Ong mengangguk, penetrasi yg dirasa cukup Ong menarik jarinya lalu menggantinya dengan jrnya, kini sedikit mudah, dan hampir setengah masuk, namun Ong bersikeras untuk memasukannya semua hingga akhirnya jrnya dilahap habis oleh lubang Woon.
"Aarghh!!" Mereka berdua bersama sama mengerang, Woon merasa sesuatu menyundul perutnya dan Ong semakin bernapsu karna jepitan lubang Woon yg nikmat, sebelum mulai lebih genjotannya, Ong menciumi Woon mesra, dan mengangkat Woon dari kasur, dipepetnya kedinding tubuh Woon. Dengan posisi berdiri, tubuh Woon dinaik turunkan oleh Ong.
"Aargh hyunghh, enakhh" racau Woon. Jr Woon yg menegang menempel pada abs Ong, secara tak langsung menimbulkan sensasi tersendiri bagi Woon, jr Woon seperti dirancap habis-habisan oleh Ong. Tangan Woon meremas nakal rambut Ong, sedangkan Ong konsen membuat kissmarks dileher putih Woon, masih dengan gerakan naik turun Woon merasakan sesuatu yang menembak perutnya, pikirnya Ong hyung
telah berada pada puncaknya.
Ong memang telah berada di puncaknya dan mengeluarkan cairannya dalam tubuh Woon, namun Ong masih bersemangat menembus pertahanan Woon, selain jepitan lubang Woon nikmat yang bercampur dengan cairannya sendiri, nafsu Ong belum menghilang hingga Woon mengeluarkan cairannya. Tanpa disangka Woon ingin orgasme.
"Hyungghhh akuuhh mauhh kelluuarhh" dengan sigap Ong kembali menaruh Woon dikasur, Ong mencabut tusukannya lalu menghisap jr Woon dengan semangat. Jr Woon terasa hangat dan licin, dimainkannya
twinsball Woon dengan mesra, sampai akhirnya...
"Hyunghh!! Hyungh!! Aheumhemph, aheuh" Woon mengangkat pantatnya dan cairannya tertelan habis
Oleh Ong, sedangkan Ong yg belum lelah mengocok jrnya dihadapan Woon dan kembali memuntahkan cairannya di dada Woon. Woon menatap mata sendu Ong, walaupun terlihat lelah namun sepertinya Ong merasa puas, ditariknya tubuh Ong menimpa tubuh Woon. Dibisikannya oleh Woon
"Hyung hebat..." sembari memeluk pinggang Ong mesra.
-End of Seulong-Jinwoon 2AM on This 'Jr'-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar