Selasa, 16 Oktober 2012

(Request Story) YunJae

This from @YaoiRps for @UknowYourLeader and @mjejae
#HappyAniv for you two

Cast : Yuno and Jaejung of TVXQ



Yuno tersenyum lebar ketika cermin memantulkan bayangan tubuhnya yang terbentuk. Ia berpose layak 'Hercules' dan tertawa kecil melihat pantulan cermin yang mengikuti gayanya, terbayang oplehnya ketika berdiri 'topless' diatas panggung dan hanya menggunakan celana pendek ketat. Mungkin semua fansnya akan  berteriak dan memandangi tubuhnya yang terbentuk rapih.

"Hm, tubuhku memang sangat bagus" gumamnya tersenyum sembari memainkan dadanya.


"Tubuhmu memang bagus" Yuno terkejut ketika Jae masuk ke dalam kamar mandi, memergokinya yang sedang memuji diri sendiri.

"Jae, sedang apa kau?" Jae tersenyum lalu memeluknya.

"Kau lupa jika hari ini aku berkunjung untuk menjengukmu" dilepas pelukannya lalu diciumnya pipi Yuno dengan mesra. Seketika muka Yuno merekah-merah muda.

"Changmin menyuruhku menunggu diluar, namun kau tau aku tak pernah sabar menunggumu" Jae tersenyum keluar kamar mandi.

Yuno mengejar Jae dengan handuk yang masih melilit di pinggang, dikejarnya Jae sampai kamar dipeluknya tubuh Jae dari belakang.

"Hentikanlah... ganti bajumu, aku akan menunggumu diluar" ujar Jae yang tersipu karena pelukan Yuno, Jae dapat merasakan nipple tegang Yuno menempel pada punggungnya.

"Aku tak ingin mengganti bajuku... aku ingin kau merasakan tubuhku" bisik Yuno ditelinga Jae, Jae membalikan tubuhnya dan memandang Yuno.

"Lagi?" Jae mengerenyitkan dahinya.

"Tak perlu kau pintapun, aku pasti akan merasakan tubuhmu" ujar Jae sambil mengusap pipi Yuno, diciumnya bibir Yuno pelan lalu dilumatnya mesra.

Tangan Yuno memeluk pinggang Jae kencang. Tubuh Jae ditarik Yuno, lalu mengeratkan pelukannya. Jae masih menciumi bibir Yuno, ditekannya wajah Yuno agar ciumannya tidak terlepas. Dihisapnya lidah Yuno, dan dimainkannya dalam mulut Jae. Tangan Yuno tak tinggal diam, ia masuk kedalam celana Jae, dan menekan-nekan bongkahan daging tebal Jae.

Masih berciuman, tangan Jae melepas lilitan handuk dipinggang Yuno. Membiarkan adik kecil Yuno merasakan hembusang angin Air Conditioner dalam kamar. Ciuman Jae kini turun dari bibir, berjalan ke arah dada, pusar lalu ke arah selangkangan. Aroma lotion yang tercium oleh Jae membuatnya semakin terangsang. Jae bertumpu pada lututnya lalu menggenggam twinsball Yuno, tangan satunya memainkan adik kecil Yuno yang setengah tegang. Jae menarik-narik adik Yuno, lalu memainkan lubang kencing itu dengan telunjuknya.

Yuno tak tahan dengan perlakuan Jae, ia menengadahkan kepala dan mendesah pelan. Masih memainkan twinsball, Jae mulai menghisap 'jr' Yuno ganas. dilahapnya pelan-pelan lalu dimainkan lubang kencingnya dengan lidah dalam mulutnya hingga 'jr' Yuno tegak sempurna. Jae bangkit dari tumpuannya lalu menyerang nipple dan leher Yuno. dibuat kissmark leher Jae dengan semangat, hingga Yuno mengerang nikmat.

"Sudahlah... kita harus segera berangkat" ujar Jae menghentikan perlakuannya. Yuno membelalakan mata, terkejut mendengar ucapan Jae yang telah menghentikan perlakuannya.

Yuno menarik tangan Jae, lalu memepetnya ketembok. Dibukanya baju jae dan dicubitnya nakal nipple Ja oleh Yuno.

"Emang kita mau kemana, chagi? Eum?" ditatapnya wajah Jae yang memejamkan mata, Yuno mengeluarkan senyuman nakalnya melihat Jae terangsang karena rangsangan pada nipple Jae.

Setelah puas melihat wajah Jae yang terangsang, Yuno menarik tubuh jae ke atas kasur dan menindihnya. 'Jr' mereka saling menyentuh dan menggesek. Yuno menjilati tubuh Jae, dari atas hingga bawah. Tak ada yang dilewatinya hingga ia membuka celana Jae yang membungkus kemaluan Jae. Dikeluarkannya 'jr' Jae yang ujung kepalanya telah mengerluarkan cairan kental.

Yuno yang memang sudah sangat teransang, meloco 'jr'nya lalu mengarahkannya pada mulut Jae dan menyuruh Jae menghisapnya. Jae yang mengerti langsung membuka mulutnya lalu melahapnya hingga ke pangkal 'jr' Yuno. Yuno memaju-mundurkan pinggulnya mengikuti irama hisapan Jae.

"Aheumps, Ash..." desahan Yuno mengisi kekosongan dalam kamar. Yuno terus menggenjot mulut Jae tanpa ampun, Jae merasa sesak pada mulutnya. Ia paham jika Yuno akan sampai pada puncak.
Jae semakin bersemangat menghisap dan memainkan 'jr' Yuno, hingga akhirnya Yuno menembakan cairannya pada tenggorokan Jae.

Dicabut oleh Yuno kemaluannya dari mulut Jae, lalu diciumnya bibir Jae dengan mesra.

"Kau belum klimaks, aku harus memuaskanmu chagi..." dengan sergap kemaluan Jae masuk ke dalam mulut Yuno dan dihisapnya. Jae kembali memejamkan mata, menikmati rangsangan dari hisapan-hisapan Yuno.
Sembari menghisap tangan Yuno menembus lubang Jae hingga dua jari telah masuk kedalam lubang pantat Jae.

Hembusan Air Conditioner dalam ruangan membuat mereka semakin terus bertingkah, Air Conditioner tidak menghilangkan peluh keringat yang membasahi tubuh masing-masing. Setelah puas melakukan penetrasi, Yuno memasukan kemaluannya pada lubang Jae, dengan usaha keras Yuno berhasil memasukan semua batang tubuh kemaluannya.

Yuno menggenjot pelan kemaluannya, berusaha menikmati jepitan otot lubang Jae. Terus digenjotnya dan Yuno menambah kecepatan genjotannya.

"Cha... gi... yaa.... aku mau... ashhh arghh!!" belum selesai bicara Jae mengeluarkan cairannya, mengenai dada dan wajah Yuno. Yuno tersenyum melihat wajah Jae yang telah sampai puncak.

Ditindihnya, dan menggesekan 'jr' Jae dengan absnya sendiri. Sembari mencium ganas bibirnya. Yuno mencubit nipple Jae dengan ganas. Cubitannya semakin keras ketika ia hendak keluar lagi dalam lubang Jae.
Masih menindih dan berciuman, Yuno menghisap lidah Jae kencang, mengangkat tubuh Jae hingga posisi tubuh Jae menduduki Yuno.

Yuno menggigit nipple Jae kencang, dan Jae mengerang sambil menjambak rambut Yuno.
Tak berapa lama, Yuno sampai pada klimaksnya dan mengeluarkan cairannya di dalam tubuh Jae.

Jae memandang Yuno, di usapnya wajah Yuno lembut lalu mereka berciuman mesra.

"Saranghae..."

"HYUNG!" kalimat Jae terpotong oleh Changmin yang mematung diambang pintu kamar Yuno.

"Changmin-a... Wae?" Yuno tersenyum melihat Changmin yang terpaku.
Ini, kali pertamanya Changmin memergoki kedua Hyungnya bercinta tanpa mengunci pintu kamar.

-end-

2 komentar:

  1. curang yunjae uda dibikinnn... khunyoung belum padahal request terus T.T *ngambek*

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ini mau dibikin :) maaf ya :3
      tunggu akhir minggu ini, pasti jadi :)

      Hapus